PadangKini.com | Selasa, 11/09/2012, 16:32 WIB

PADANG-Lebih seratus orang menamakan diri "Aliansi Masyarakat Minang Sumatera Barat Peduli Rohingya" mendatang kantor DPRD Sumbar dan kantor gubernur untuk membantu muslim Rohingya, Myanmar, Selasa (11/9/2012).
Aliansi terdiri dari gabungan sejumlah LSM dan aktivis mahasiswa dari berbagai kampus. Di antara LSM, Pusat Advokasi Hukum dan HAM (PAHAM) dan Majelis Mujahiddin Sumbar.
Di kantor gubernur, Muhammad Al Asyhari dari aliansi menyampaikan sejumlah tuntutan. Di antaranya meminta pemerintah Myanmar mengakui hak etnis Rohingya atas kewarganegaraan Myanmar.
Selain itu juga mendesak PBB dan komunitas internasional, termasuk pemerintah negara-negara dunia menekan pemerintah Myanmar menghentikan kekerasan dan mengembalikan kedamaian di sana.
"Tuntutan kami sebagai perwakilan masyarakat Minang dalam menyikapi permasalahan kemanusiaan ini agar benar-benar menjadi perhatian pemerintah Indonesia sehingga menjadi perbaikan terhadap etnis Rohingya di Myanmar," katanya seperti dikutip dari siaran pers Humas Pemprov Sumbar.
Asisten III Pemprov Sumbar, Sudirman Gani yang menemui pengunjuk rasa berjanji meneruskan tuntutan aliansi ke pemerintah pusat. (pkc)