BERITA » Lingkungan

Waspada, Angin Puting Beliung Masih berpotensi di Sumbar

PadangKini.com | Sabtu, 5/4/2008, 12:12 WIB

PADANG--Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Padang mengingatkan agar warga di sejumlah daerah di Sumatera Barat waspada terhadap potensi datangnya angin puting beliung dan hujan es di sejumlah daerah.

Kepala BMG Padang Emrizal kepada PadangKini.com, Sabtu (5/4) mengatakan, potensi angin puting beliung dan hujan es dapat terjadi di Padang Pariaman, Agam, Pasaman Barat, Solok, dan Sijunjung.

"Ini pengaruh musim pancaroba atau peralihan dari musim angin barat ke musim angin timur," katanya.

Ciri-ciri datangnya angin puting beliung, katanya, ada mendung dan awan hitam yang gelap dan besar, lalu bertiup angin yang terasa dingin. Setelah itulah terjadi puting beliung dalam hitungan detik, paling lama satu menit.

"Pada detik-detik pertama itulah yang paling banyak merusak, pohon tumbang, atap rumah terangkat dan lain-lain," katanya.

Sedangkan hujan es terjadi karena ada awan kumulus yang besar pada ketinggian 33.000 hingga 35.000 kaki yang membentuk kristal es. Ketika terjadi hujan kristal es ini belum mencari dan menjadi hujan kristal es seukuran setengah centimeter.

"Namun hujan es biasanya terjadi di daerah yang vegetasi atau tumbuhannya rendah, misalnya di perkotaan, kalau daerah yang vegatasinya bagus peluangnya biasanya kecil," katanya.

Kamis (3/4) lalu puting beliung melanda Padang Sibusuk, Kabupaten Sijunjung menyebabkan 6 rumah rusak berat. Sehari sebelumnya, Rabu (2/4) dua buah rumah di Kamang, Agam, rusak atapnya dihantam puting beliung. Di Kamang ketika itu selain badai juga turun hujan es. (yanti/s)

Belum ada Komentar

iklan