PADANG--Dua pasien baru yang dicurigai suspect flu babi atau terinveksi virus H1N1 dirawat di Rumah Sakit Dr. M. Djamil Padang.
Bocah kakak-beradik berinisial J (7 tahun) dan H (17 bulan) dirujuk dari Rumah Sakit Yos Sudarso Kamis (16/7/2009) ke RS Dr. M. Djamil karena berdasarkan diagnosa dokter dicurigai suspect flu babi.
Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Barat Rosnini Safitri kepada wartawan di kantornya mengatakan, kondisi J sudah semakin membaik. Namun H masih dalam perawatan intensif. Keduanya masih berada di ruang isolasi khusus flu babi di Rumah Sakit Dr. M. Djamil.
"Keduanya dinyatakan suspect flu babi karena gejalanya mengarah ke sana, flu, batuk-batuk, dan demam tinggi," katanya.
Rosnini menjelaskan, kedua pasien, adalah anak dari seorang nahkoda kapal surfing yang biasa membawa turis asing ke Mentawai berkebangsaan Selandia Baru. Sedangkan istrinya berasal dari Aceh. Keluarga ini sudah beberapa bulan tinggal di Kota Padang.
Rosnini tidak bersedia menyebutkan data lebih rinci kedua pasien, termasuk nama, jenis kelamin, nama orang tua, dan domisilinya. "Sebab kalau nanti negatif dampaknya bisa kurang baik kepada pasien dan keluarganya," katanya.
Sampel darah kedua pasien, tambah Rosnini, sudah dikirimkan ke Departemen Kesehatan di Jakarta. Hasilnya baru akan diketahui dalam seminggu ke depan.
Sementara, ketika dikonfirmasi penyakit sebenarnya yang dialami Sultan, pasien meninggal yang dicurigai suspect flu babi setelah hasil sampelnya menunjukan negatif, Rosnini mengatakan merupakan wewenang dokter yang menangani.
"Pasien dirujuk dari IGD Rumah Sakit Yos Sudarso yang lebih mengetahui dokter yang menangani, kami hanya berwenang menyampaikan informasi hasil pengujian sample darah," katanya. (rd/syof)