PadangKini.com | Selasa, 24/07/2012, 22:52 WIB
PADANG-Hingga pukul 22.00 WIB, Selasa (24/7/2012) tim SAR masih
mengevakuasi warga dari rumah-rumah yang terendam di Kelurahan Banda Gadang,
Gunung Pangilun.
Dengan dua perahu karet, tim SAR bekerja keras bolak-balik
menjemput warga yang masih terjebak dari rumah menuju lokasi lebih tinggi.
Sementara, kondisi gelap-gulita karena listrik padam untuk menghindari
korsleting.
Sedikitnya 30 rumah penduduk dan musala di RT 05/ RW 01
Kelurahan Banda terendam hingga hampir mencapai atap. Terlihat musala Zainatul
Naim tinggal separuh.
Air bah tiba-tiba dari Batang Kuranji yang mengalir tak jauh
dari kawasan pemukiman itu, membuat warga pontang-panting menyelamatkan diri ke
tempat tinggi.
"Untung air bah datang menjelang berbuka, jadi kami langsung
lari menyelamatkan diri," kata Masri, 45 tahun di lokasi pengungsian. Rumah
Masri terendam lebih dua meter.
Lokasi kawasan rumah yang dihuni sedikitnya 50 keluarga itu
di pinggir Batang Kuranji. Juga dekat dengan tanggul tempat PDAM Gunung
Pangilun menyedot air. Tanggul tersebut dilaporkan rubuh akibat terjangan bah.
Hujan sudah reda di lokasi sejak pukul 20.00 WIB dan air
terlihat mulai surut. Hingga kini belum diketahui apakah ada korban jiwa. (joni/syof)