BERITA » Kota Padang

Mantan Gubernur Sumbar Zainal Bakar Wafat

PadangKini.com | Selasa, 31/07/2012, 15:05 WIB

PADANG--Mantan Gubernur Sumatera Barat Zainal Bakar meninggal dalam usia 72 tahun. Zainal meninggal akibat penyakit stroke di RSU Dr M. Djamil Padang, Selasa (31/7/2012) pukul 07.35 WIB.

Jenazah mantan Gubernur Sumatera Barat periode 2000-2005 tersebut disemayamkan di rumah duka Jalan Padang Baru, Padang Barat, kemudian disalatkan di Masjid Muhisin Padang untuk selanjutnya sore ini dimakamkan di pekuburan keluarga Sungai Sirah, Pilubang, Padangpariaman.

Zainal Bakar, SH lahir di Pariaman, 16 Agustus 1940. Sebelum menjadi gubernur menggantikan Dunidja, ia pernah menjadi Bupati Padangpariaman ke-15 menggantikan Anas Malik untuk periode 1990-1994.
Kesehatan Zainal Bakar memburuk, kemudian terserang stroke sejak 2006. Sejak itu ia bergulat dengan penyakitnya. Andil kasus korupsi terkait "kasus korupsi berjemaah" anggota DPRD Sumatera Barat yang juga menjadikan Zainal tersangka, diduga ikut memperburuk kondisi kesehatannya.

Dalam kasus ini, meski tidak pernah dipenjara, Zainal terpaksa mengikuti pemeriksaan Kejaksaan Tinggi era Kepala Kejati Antasari Azhar. Kasus Zainal terkatung dengan label "tersangka" hingga Mahkamah Agung membebaskan ke-43 anggota DPRD Sumatera Barat dalam kasus korupsi pos anggaran dewan dana APBD tahun 2002 sebesar Rp6,4 miliar tersebut.

Zainal dengan menggandeng Datuk Labuan, anggota DPR RI dari Partai Golkar, juga pernah berencana kembali mencalonkan diri sebagai gubernur Sumbar pada 2005. Namun usahanya kandas karena tak satupun dari 5 dari 6 partai dan gabungan partai yang punya hak calon bersedia mencalonkan pasangan ini.

Di Partai Golkar sendiri, partai Zainal merupakan kader, namanya justru dicoret di tingkat Dewan Pimpinan Pusat. Partai Golkar menyetujui tiga pasangan bakal calon dan dalam pemilihan melalui

"Zainal saat ini sedang menjadi tersangka kasus korupsi dana APBD, karena itu partai tidak berani mengambil resiko," ujar Ranny Emilia, pengamat politik dari FISIP Universitas Andalas waktu itu.

Terlepas dari perjalanan politiknya, sebagai pamong sosok Zainal Bakar sehari-hari adalah seorang pemimpin yang berwibawa dan cakap memimpin. Selamat jalan Pak Zainal. (s)

Belum ada Komentar

iklan
  • ubh 2012