PADANG--Pernah kandas di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, nama pahlawan nasional asal Sumatera Barat, Tan Malaka, rencananya akan kembali diusulkan menjadi nama
jalan protokol di ibukota.
"Dulu pernah diusulkan ke DPRD DKI tapi tak ditanggapi, kita akan kembali mengusulkan agar ada jalan protokol di Jakarta bernama Jalan Tan Malaka sebab sudah sepantasnya nama Tan Malaka menjadi nama jalan protokol," kata Ketua LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Tan Malaka, Datuk Putih Asral yang dikontak Selasa (17/2).
Meski Tan Malaka adalah seorang pahlawan nasional dan memiliki kisah heroik yang bahkan lebih hebat dibanding pahlawan nasional seperti Soekarno, Mohammad Hatta, Sudirman, Sutan Sjahrir, Hamka, Diponegoro, Gadjah Mada, Mohammad Yamin, Ahmad Yani, Kartini, namun namanya tak pernah dijadikan nama jalan protokol.
"Kecuali menjadi nama gang di dekat Kalibata, Jakarta, di belakang pabrik sepatu Bata, di sana ada gang Tan Malaka 1 dan Gang Tan Malaka 2, itupun warga di sana yang memberi nama untuk mengenang Tan Malaka, karena beliau pernah tinggal di sana menyelesaikan buku Madilog," kata Datuk Putih.
Di Padang, ibukota Sumatera Barat sendiri nama Tan Malaka hanya dijadikan jalan pendek dan kecil di samping RRI Padang. Di Limapuluh Kota, jalan Tan Malaka adalah sebuah jalan panjang dari Payakumbuh melewati kampung kelahiran Tan Malaka.
"Dulu kita juga sudah mengusulkan ke DPRD Sumatera Barat agar nama bandara internasional dinamakan Bandara Tan Malaka, tetapi kata DPRD nama Minangkabau sudah terlanjur diputuskan, padahal saat itu belum diputuskan, mungkin karena saat itu Tan Malaka belum terkenal seperti sekarang," kata Datuk Putih Asral. (yanti/syof)
kayaknya tan malaka adalah korban dari konspirasi dan intrik politik kotor dari orang2 tertentu dizaman dulu. walau dia berpikiran sosialis tapi cb lihat apa misi dan visi nya tentang indonesia jauh sebelum indonesia merdeka sudah dia pikirkan, maju terus pantang mundur bagi saudara yang peduli akan jasa2 dari pahlawan bangsa kita yaitu tan malaka
Setuju! Saatnya DPRD berjuang untuk hal ini.
saatnya kita harus memberikan penghargaan kepada pahlawan kita kalau kita masih juga mengaku jadi negara yang besar bukan malah takut menghargai pahlawan bangsa kita. kepada generasi muda minang saya mengajak Ibrahim Tan Malaka merupakan tokoh yang patut kita tauladani dalam viisinya yang jauh tentang bangsa ini pada masa-masa perjuangan
Kewajiban negara untuk mengabadikan nama Tan Malaka untuk jalan protokol agar reaktualisasi terhadap Tan Malaka yang cendrung sirna selama ini oleh kepentingan Politik Rejim.
Naar De Republik Indonesia !!!!semoga jaya negara yang besar adalah negara yang menghargai pahlawannya ! Merdeka 100%
terlalu banyak yang dilupakan dari ranah minang,seakan-akan sejarah milik sebahagian orang saja.salah satunya TAN MALAKA,jauh sebelum indonesi merdeka beliau telah memikirkan tentang negara republik indonesi.satu lagi ingat tidak dengan PDRI?tanpa PDRI republik indonesia dianggap sudah habis.ingat itu......
Tidak akan bisa abang-abang semua......
Sejarah Tan Malaka sengaja dikaburkan....
Biar eksistensi dan kebobrokan politik lama gak keluar...
Apakah anda tahu?
Tan Malaka di eksekusi oleh tentara indonesia tanpa adanya pengadilan??
Padahal Tan Malaka tidak melakukan makar ataupun kejahatan kriminal...
Apakah anda tahu?
Bahkan Bung Hatta sendiri tidak suka dengan Tan Malaka dan menolak pengusulan Tan Malaka sebagai pengganti Soekarno?
Tan Malaka....
Pejuang yang dibunuh oleh bangsanya sendiri....
Tidak akan pernah para elit politik lama mengakui beliau....
Karena beliaulah sebenarnya panglima revolusi...
bukan Soekarno yang diagung2kan demi feodalisme salah satu suku di negeri ini...
kapan di minangkabau terlahir kembali Tan malaka - Tan malaka muda yang punya pemikiran dan idealisme kebangsaan yang begitu besar untuk menyatakan keberadaan Nusantara ini dimata Dunia dan menunjukan betapa orang minang sebenarnya adalah pejuang untuk kebangkitan Nusantara . Hooi Bangkitlah kembali kebesaran pemikiran yang terlahir dari bumi Minangkabau
Sudah sepantasnya nama tan malaka di tetapkan sebagai nama jalan protokol........
Sangat setuju,
Setuju diabadikan jadi nama jalan di kota-kota di Indonesia, janganlah kita jadi bangsa yang melupan sejarah
Tan Malaka, kok nama jalan memakai nama Tan MAlaka yang diributkan
Pada hal, ada jauh yang lebih penting dari Tan Malaka
pikirannya sikapnya, jalan hidupnya dan perjuanganya
mestinya yang diperkenalkan adalah karyaa-karya Tan Malaka, yang bagi aktivis di Jawa sana dijadikan bacaan wajib
simak misalnya naskah yang luar biasa
"Naar de Republiken Indonesia"
PAda usia muda, ia sudah memikirkan berdirinya sebuah republik. Pada hal, masa itu sekitar tahun1920-an, Penjajah Belanda sedang jaya-jayanya
lantas,
jika dikaitkan dengan persoalan bangsa hari ini
elite kita bukannya membesarkan bangsa
malahan berlomba korupsi dan memperkaya diri
Bandingkan dengan Generasi Tan Malaka
mereka berbuat untuk bangsa memang dengan Jiwa, Pengorbanan, dan pejuangan
yang kemudian harus menjadikan mereka
"dari Penjara ke Penjara"
jika serius menangkat nama Tan Malaka
Mari kita bedah lagi pikirannya
perjuangannya
dan pengabdiannya untuk bangsa ini
Adam Zubir
Kalaulah begitu hebatnya Tan Malaka itu, apalagi urang awak, kenapa kita tidak memperjuangkan abiz-abizan... bilo lai kiprah urang awak ko ka dikana urang, bangsa yang besar adalah bangsa yang mengenang jasa para pahlawannya, co itu dulu mokasih.